efek ‘hamil rapat-rapat lahir cepat-cepat’ AHM

Posted: 11 Desember 2011 in 2wheels
Tag:,

banyak anak banyak rejeki

Kepemilikan sumber dana (modal) yang sepertinya tidak terbatas, dan marketing yang menerapkan strategi ‘palugada’ (apa yang lu mau, gua ada) membuat AHM rajin menelurkan motor-motor barunya hanya selang beberapa bulan saja. Penerapan pola diferensialiasi (pembedaan) produk tentu akan menciptakan segmen-segmen pasar baru, itulah kecerdikan tersendiri marketing AHM. Misalnya satu produk motor saja, dibuat dalam beberapa varian dengan fitur dan teknologi yang berbeda, tentu saja harganya juga beda. Dari motor paket hemat yang mempunyai fitur dan teknologi sederhana hingga motor paket komplit yang menawarkan fitur dan teknologi lebih baik lagi.

Sebenarnya yang diuntungkan konsumen juga sih, mereka jadi mempunyai banyak pilihan motor seperti apa yang cocok untuk dipinang, tentu saja yang sesuai fungsional dan finansial masing-masing. Kalo dana pas-pasan ya beli motor yang biasa aza, kalo ada dana lebih ya beli motor yang keren skalian.

Lalu siapa yang dirugikan jika AHM terlalu sering mbrojolin motor baru? Hanya sebuah opini pribadi sih, jadi ga tepat kalo menggunakan kata ‘dirugikan’. Bayangkan aza,
misalnya kamu baru beli honda spacy, eh 4 bulan berikutnya dah mbrojol honda spacy injeksi.
Atau belum lama beli honda supra x 125, eh muncul supra x 125 helm-in, trus kluar lagi supra x 125 helm-in injeksi.
Atau baru beli honda blade trus digantikan new blade.
Megapro->New Megapro, atau pun tiger yang sering gonta ganti headlamp.
Pasti ada rasa dongkol dan kesel juga motor yang baru dibeli 4 atau 6 bulan kemudian dah kelihatan jadul karena kehadiran versi anyarnya, kenapa kok ga muncul bareng aja ya sehingga kan bisa milih yang bagus skalian. Kan ga mungkin tiap stengah tiap tahun ganti motor baru, palagi rata2 masyarakat kita kredit motor 2-3 tahunan. Namanya juga jualan mazbro, gimana caranya supaya dagangannya laku dan dapat konsumen baru? Lha konsumen lama….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s